"Sampah" @ 01:08
Thursday, 6 February 2014
Kau bidik pisau itu ke arahku
Menukik, Menghujam dalam kecepatan tinggi
Lalu, tubuh ini berbaring mendatar sejajar dengan marmer dingin
Kenapa tak biarkan saja saya terbaring?
Tenggelam mati dalam biluran darah sendiri?
Kau obati luka menganga
Luka yang kini sudah menjadi koreng
Yang kemudian kau tancapkan kembali duri beracun hanya karena kamu bisa
tinggalkan aku lagi sampai di titik hela nafas penghabisan
Lalu datang tergopoh berikan suntik penawar
Sudah
Biarkanlah hancur perlahan
Toh aku hanya seonggok massa yang mudah tergantikan
0 comments